Tanaman Refugia (Salah Satu Pengendalian OPT Ramah Lingkungan)

Pembukaan

Laju pertambahan penduduk di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Data dari Bappenas mengenai Proyeksi pertambahan penduduk Indonesia hingga tahun 2030-2035 akan ditekan hingga 0,62% turun dari 1,38% di tahun 2010-2015. Masih menurut data tersebut, jumlah penduduk Indonesia akan bertambah menjadi 305,6 juta jiwa di tahun 2035 yang sebelumnya hanya 238,5 juta jiwa di tahun 2010.

Peningkatan jumlah penghuni bumi, mau tidak mau harus juga dibarengi dengan peningkatan ketersediaan bahan pangan. Bahan pangan pokok yang digempur oleh beberapa masalah diantaranya ketersediaan lahan (yang banyak dialihfungsikan oleh manusia sebagai tempat tinggal), kurangnya minat petani (akibat harga jual hasil panen yang kurang bagus) ditambah lagi dengan serangan OPT yang tiap tahun terus berkembang. Salah satu jenis OPT adalah hama dari kalangan serangga.

Untuk mengendalikan serangan serangga pengganggu ini, mayoritas petani menggunakan pestisida (racun). Karena racun, tentu saja akan berdampak kepada pengguna (petani) dan konsumen (kita). Residu pestisida yang ada dalam bahan pangan sehari-hari akan menumpuk dalam tubuh yang akan tibul menjadi suatu penyakit.

Tanaman Refugia

Ada beberapa cara yang dapat ditempuh petani dalam memerangi serangga tanpa menggunakan pestisida, yang tentunya akan berdampak sehat bagi lingkungan serta konsumen akhir.

Salah satu caranya adalah menggunakan tanaman Refugia. Menurut kartono, tanaman refugia adalah segala tanaman berbunga yang mampu menyediakan tempat tinggal serta makanan bagi musuh alami serangga penggangu. Jadi cara kerjanya, tanaman refugia ini menjadi pemikat serangga atau binatang yang akan merupakan musuh alami dari serangga (hama) tanaman.

Tawon Parasitoid (8villages.com)

Sebagai contoh, tanaman refugia yang menyediakan nectar akan dihinggapi oleh tawon (vespidae), kebanyakan tawon merupakan musuh alami bagi hama karena bertelur di dalam tubuh atau telur hama, sehingga hama tersebut akan mati dalam beberapa hari. Beberapa jenis tawon yang sering terlihat di lahan pertanian adalah Rhyssa persuasoria, Coccidiplosis smithi (Felt), Anagyrus greeni How., Leptomastix trilongifasciatus Gir.

Jenis dan Cara Penanaman

Ada beberapa jenis tanaman yang dapat difungsikan sebagai tanaman refugia. Diantaranya adalah : kenikir, jengger ayam, tapak dara, bunga matahari, bayam dan kembang kertas. Bahkan ada beberapa tanaman budidaya yang dapat difungsikan sebagai tanaman refugia, contohnya kedelai.

Cara penanaman tanaman refugia lumayan mudah, cukup tanam di galangan sawah. Maka akan mampu mengurangi populasi hama merugikan hingga 85% dan mampu menambah populasi musuh alami hingga 90%.

Sumber : kartono.net, Nuansatani.com, bbppketindan.

 

Mungkin Anda juga menyukai

2
Tinggalkan komentar

avatar
1 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
adminevrinasp Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
evrinasp
Guest

Ini lagi ngehits tanamannya, teman ada yang memperbanyak lho, soalnya sudah pad atau kalau bermanfaat