Travelling,,,Impian Yang (Masih) Tertunda

Setelah dalam 3 minggu ini saya melakukan banyak kunjungan ke Kelompok Tani di seputaran kabupaten Balangan terkait dengan kegiatan kantor saya mengenai penyediaan benih maupun perlindungan tanaman, ada beberapa hal menarik yang membius pikiran saya.

Petani Melakukan Tanam Padi di Lahan Rawa Dangkal

Petani Melakukan Tanam Padi di Lahan Rawa Dangkal

Yang pertama adalah perjuangan saya untuk mencapai tempat tersebut, nggak jauh sih….tetapi kadang ada beberapa hambatan yang bagi saya merupakan tantangan menarik. Contoh, ketika akan mengunjungi desa Bungur Kecamatan Batumandi yang berjarak sekitar 7 Kilometer dari Kantor (tidak jauh kan) namun saya mesti dua kali dorong motor karena habis bahan bakar (lupa ngisi) dan kempesnya motor dinas yang saya kendarai. Meskipun menurut saya sekarang (ketika saya posting tulisan ini) kejadian tersebut cuma hambatan kecil, namun saat itu lumayan berat (dorong motor ditengah cuaca terik). Dan ketika saya mencapai tujuan, kelelahan terbayarkan dengan kecerian karena puluhan petani sudah berduduk rapi mendengarkan arahan kawan-kawan penyuluh (dan belum sempat saya duduk disuruh memberikan sambutan pula).

Bertemu dengan para petani (kemungkinan baru sekali bertemu) merupakan hal menarik kedua bagi saya. Tutur polos mereka membuat saya kadang tersenyum. Seperti cerita petani yang gundah gulana ketika tanaman padi mereka dirusak oleh sekawanan kera liar. Mereka membikin jebakan dari bambu untuk menangkap kera tersebut yang dinamakan “gerambang“, namun setelah kera tersebut tertangkap justru mereka bingung…mau diapakan kera tersebut, apakah dilepaskan kembali atau dibunuh (tak sampai hati katanya).

Terakhir, hampir setiap desa mempunyai pemandangan berbeda (meskipun yang saya lihat kadang tanaman padi). Seperti di Lok Panginangan dan beberapa desa lainnya yang memiliki titian panjang yang membelah sawah. Atau Desa Piyait, yang bertopografi pegunungan sehingga kita bisa melihat pemandangan ke bawah yang penuh dengan padi lahan kering yang terhampar luas (sungguh menyejukkan mata).

Ditambah lagi dengan beberapa hari ini, coba blogwalking ke postingan kawan-kawan travel blogger seperti blognya almarhum Adi Cumilebay,  Mbak Turiscantik, Mbak Dina & Mas Rian dalam Duaransel, Mas Takdos, Om Farhan, serta puluhan bahkan ratusan travel blogger lainnya. Malam tadi (Jum’at, 2 Maret 2018) saya sempatkan juga menonton travel youtuber seperti mas Yodi,  mas Ric, dan petualangan bang fersa besari survival di gunung-gunung trekenal Indonesia.

Sekali dalam setahun, pergilah ke suatu tempat yang belum pernah kamu datangi

Saya Ketika Mengunjungi Pulau Sabang

Nah, rentetan aktivitas diatas memunculkan ide gila (bagi saya sih gila) saya untuk berpetualang ke suatu tempat (minimal ke luar pulau) dalam waktu yang agak lama (15 hari lama nggak yah, soalnya cuti tahunan dapatnya sekitar 15 harian) . Tapi kesibukan saya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara yang menangani masalah pertanian, juga seorang kepala keluarga yang sebentar lagi mempunyai tambahan satu orang anak tentunya akan susah untuk mewujudkan hal tersebut. Sementara, perjalanan saya travelling ke suatu daerah hanya saya kondisikan jika mendapatkan tugas dinas luar dari kantor, caranya dengan menunda kepulangan selama satu hingga dua hari khusus untuk mengunjungi tempat wisata setempat.

At least, mungkin suatu saat keingin saya tersebut akan terwujud…..sementara hanya mencoba menambah niat serta tabungan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan komentar

8 Comments on "Travelling,,,Impian Yang (Masih) Tertunda"

avatar
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
IDRIS HASIBUAN
Guest

15 hari? bnk bngat itu yang bisa di eksplore. Coba ke Jawa Tengah atau Jawa Barat mas, karena disana bnyk kota2 kecil dengan sejuta pesona

Desi
Guest

Mendaki gunung ke Jawa Tengah view nya keren2 mas..lumayan tuh 15 hari bisa berapa gunung..hehe

ainun
Guest

ada niat dan tabungan, harus itu mas anton.
Kalau ngomongin list tempat / pulau di indonesia yg dipingini, wahh banyak banget.

Nanik Nara
Guest

Saya juga selama ini sering memanfaatkan acara dinas luar sambil travelling, jadi punya motto “My Trip My SPPD”