Pesta Keboen, Roemah Makan Tempo Doeloe di Semarang

Setelah berjemur hampir setengah hari sembari menikmati pool yang kece badai di Louis Kienne Pandanaran Semarang Hotel, tak terasa perut sudah lumayan berontak untuk segera di loading dengan makanan yang segar dan sehat. Dimana yah di Semarang yang panas gini tempat makan yang  punya sajian komplit serta bangunan yang artistik sehingga menambah inspirasi buat nulis artikel di blog ini?

setelah searching…browsing and asking yang sangat singkat, akhirnya aku milih salah satu restorant unik dan keren. Dan telah dinilai sangat bagus oleh para reviewer di Trivadvisor, yaitu Restoran Pesta Keboen. Menurut para reviewer, pesta keboen merupakan tempat makan yang asyik karena menunya lumayan lengkap dan bangunannya instagrammable. Berhubung berangkat ke Semarangnya bareng sama teman satu kantor, makanya tak ajak aja sekalian…jarang2 juga daku ngajak mereka makan siang heheee……

Lokasi

Berlokasi di Jalan Veteran No. 29 Semarang, rumah makan ini tidak terlalu jauh dari pusat kota. Taruhlah jika kamu laper sehabis mengelilingi bangunan tua Lawang Sewu maka jaraknya cuma empat kilometer dengan waktu tempuh 14 menit saja, tapi jika kondisi badan kamu fit, maka bisa coba berjalan kaki menuju resto tersebut dengan waktu tempuh kurang lebih setengah jam. Jika menggunakan taksi online dikenakan tarif sekitar 16 ribu rupiah.

Pesta Keboen Maps

Dan jika dari hotel tempat saya menginap di Louis Kienne Pandanaran, cuma 10 menit sudah nyampe. Bagi kalian yang males keluar, bisa menggunakan jasa ojek online loh…..lumayan kulit tidak terkena teriknya matahari di siang benderang gini.

Tampilan (View)

Setelah nyampe di Pesta Keboen, sekilas nampak seperti bangunan tua zaman penjajahan, mayoritas warna bangunan putih menambah klasik resto ini. Walaupun bangunan permanen, namun didepan banyak dihiasi oleh bunga-bunga berwarna-warni yang menyejukkan mata.

Tampilan Dalam Restoran Pesta Keboen (Dok. Pribadi)

Masuk di pintu resto, langsung disambut oleh pramusaji wanita muda berpakaian hitam putih (ala kantoran). Lalu kami diarahkan masuk memilih meja mana yang kami senangi. Tadinya sih ingin memilih bagian luarnya (kebun) tapi ternyata sudah dipesan, sehingga kami hanya bisa memilih meja di dalam ruangan dan itupun cuma tersedia satu meja lagi. Disarankan bagi yang ingin kesini, untuk bisa reservasi dulu, kan nggak lucu, kalo sudah sampai sini ternyata nggak dapat meja buat mencicipi makanannya.

Ternyata meja yang kami tempati lho lumayan unik, mejanya dibuat dari mesin jahit manual (yang pake injakan kaki itu) sepertinya sudah tidak terpakai sehingga cukup unik meskipun agak goyang sedikit heheee…Beberapa meja lainpun hanya terbuat dari meja sederhana berbahan kayu dilapisi oleh alas meja yang standart (bukan mewah) sepertinya rumah makan ini ingin mengedepankan kesederhanaan, tapi bagiku kesederhanaan itu malah menimbulkan rasa elegan lho.

Mesin Jahit Tak Terpakai Digunakan Buat Meja Makan (Dok. Pribadi)

Bukan hanya mesin jahit kuno, beberapa barang antik juga terdapat diruangan ini. Diantaranya adalah timbangan jaman dulu, kalender Boelan Januari Tahun 1941, Telepon gantung, piring, mangkok makan, serta puluhan benda jaman dulu yang menambah nuansa tempo doeloe.

Barang-barang Zaman Dulu yang Dipajang Di Restoran Pesta Keboen (Dok. Pribadi)

Meskipun yang dipajang adalah benda-benda kuno, tapi kondisinya sangat terawat dan bersih lho. Jadi jangan takut terkena debu atau karat barang2 tersebut jika makan disini.

Menu dan Harga

Saatnya untuk memilih menu, lumayan lengkap dengan masakan daerah Indonesia. Untuk penyantap nasi, ada menu nasi timbel, nasi goreng, nasi kuning, nasi uduk. Lauknya, lengkap dari aneka ikan dan daging (sapi, ayam dan kerbau). Tak ketinggalan ada aneka sayuran khas daerah seperti goedangan, sayur asem, sayur bening, hingga karedok.

Papan Menu Pesta Keboen (Dok. Pribadi)

Untuk harga, menurut aku sih sedang saja. Yaaah sediakan saja 100 ribu rupiah untuk satu orangnya (sesuai dengan pilihan lho). Tenang saja, karena pilihan menu sudah tertera harganya, jadi mohon disesuaikan dengan kondisi keuangan yang pesananannya.

O, ya sambil menunggu makanan disajikan, kamu akan disuguhkan jamu tradisional. Kata pramusaji, jamu ini berfungsi untuk menambah nafsu makan kamu. Pantas saja, saya nambah nasi heheee…

Es Pesta Keboen (Dok. Pribadi)

Untuk minuman, aku mencoba es Pesta Keboen. Karena menurut pramusaji, es pesta keboen adalah yang paling spesial disini. Es pesta Keboen adalah juice sirsak yang dicampur dengan buah-buahan lainnya seperti leci, buah naga, pepaya, pisang, serta alpukat. Pas sekali rasanya untuk menghilangkan dahaga ini.

Lupa Nama Masakannya (Dok. Pribadi)

Untuk makanan, aku lupa nama menunya karena perjalanan ini sudah setengah bulan yang lalu. Tapi yang aku ingat, menunya terdiri dari daging kerbau yang dibakar bersama nasi (nasi bakar), rasanya? Jangan ditanya, maknyuss lah pokoknya.  Dagingnya kerbaunya lembut dan bumbu-bumbunya begitu terasa dilidah. Nasinya juga lembut dan wangi, mungkin terbawa taste daun pisang sebagai pembungkusnya.

Kesimpulan

Overall kondisi ruangan rapi dan bersih menyebkan rasa nyaman dalam menyantap makan, alunan musik jawi juga turut menambah nafsu makan. Pelayanan cepat dan ramah, semua pertanyaanku dijawab dengan lugas oleh pramusaji terutama tentang komposisi makanan yang akan aku pesan.

Karena cukup laris, disarankan untuk reservasi terlebih dahulu untuk mendapatkan meja makan. Dan sepertinya spot menarik photo ada di bagian kebunnya (ruang makan terbuka), tapi bagian kebun lebih sering sudah dipesan oleh orang lain.

Jika kamu sedang lagi ada di Semarang, nggak ada salahnya untuk mampir. Karena banyak varian masakan Indonesia yang tersaji di Pesta Keboen, meskipun cuma mencicipi aneka minuman nusantara.

Fasilitas

• Ruang Makan Tertutup
• Ruang Makan Terbuka
• Area Parkir
• Akses Wifii
• Toilet
• Musshola
 HOW TO RESERVATION

  • Jl. Veteran No.29, Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50231
  • View the Maps
  • (024) 8310620
  • Buka All day Jam 10.00 – 22.00

Mungkin Anda juga menyukai

20
Tinggalkan komentar

avatar
11 Comment threads
9 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
12 Comment authors
HendryainunDwi SusantilindaGallant Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Himawan Sant
Guest

Weuuw … kekinian interiornya ya .. pijakan mesin jahit jadi meja makan.
Koleksi jadulnya juga bikin tambah menarik.
Recommended nih buat nongki di Semarang nanti.

Nasirullah Sitam
Guest

Aku pas ke Semarang malah keliling kopian saja hahahahha. Banyak kuliner yang kulewatkan selama di Semarang

Eka Aprilya
Guest

Waaaah, perlu dicoba neeh kl maen ke Semarang

Ramadani Idaham
Guest

Clasik resto keren eyyy hehe

farida
Guest

Wah, saya jg pernah beracara di sini. Memang keren tempatnya dan hidangannya pun lezat 😊

Gio | Disgiovery.id
Guest

Di malam gerah ini, es pesta keboen sungguhlah memesona! 😀 *masukin bucket list*

Gallant
Guest

Aku ikooootttt… :p

Gallant
Guest

Ngeriii kalo sampe harus reservasi dulu. Berarti most wanted banget ini.
Minum jamunya beras kencur ya? Biar nambah nafsu makan

linda
Guest

Wih mantap tahu tempe dikasih sambal bikin ngiler aja nih pagi pagi liat postingan begini

Dwi Susanti
Guest

Waah, minumannya lumayan lengkap ya pilihannya? aku sebagai penggemar jenis es-es-an jadi *makcegluk huhuhuhu
Mas, untuk Es pesta Keboen, buah-buahnya segar atau kalengan ya?
beberapa kali nyobain es buah di kota sebelah kok sekarang pada pakai buah kalengan 🙁

ainun
Guest

es pesta keboennya menggoda sllurppp

Hendry
Guest

Mantap, warung makan yg harus dikunjungi ini kalau ke Semarang