Sedekah Otomatis

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Akhir tahun 2017, sebelum wabah cacar melanda keluarga kecilku….sempat agak jengkel dengan banyaknya anak-anak yang bermain disekitar tanaman blackberry yang ada di depan rumah. Kadang mereka juga memetik buah berry yang setengah matang (masih bewarna merah dengan rasa kecut), namun malah dijadikan mainan. Blackberry tersebut kutanam sekitar setengah tahun yang lalu pada pot plastik besar dan kondisinya sekarang berbuah (namun kurang lebat), beberapa cara sudah ditempuh untuk menambah banyaknya buah pada tanaman tersebut….namun dari segi kelebatan yah agak kurang lah dengan yang pernah kulihat.

Teringat kisah mama dulu, bahwa aku anak yang cukup nakal…sering mengganggu tetangga, menghamburkan dagangan orang dipasar….yaaah banyaklah. Namun para pedagang yang menjadi korban tetap memaklumi kejahilanku, dikarenakan anak-anak ya begitu. Nah, atas dasar kisah itu….aku mencoba untuk mengikhlaskan buah blackberry tersebut sering dipetik anak-anak.

Ternyata kegalauanku akan sering hilangnya buah blackberry tersebut tidak sebanding dengan kegalauan petani yang tanamannya dirampas secara paksa oleh Hama & Penyakit Tanaman seperti Tikus, Belalang, Wereng, Ulat dan lain sebagainya.

Sebagai seorang “buruh negara” yang bergerak dalam perlindungan tanaman maka aku sering mendengarkan keluhan petani terhadap tanamannya yang sering terganggu oleh Organisme Pengganggu Tumbuhan alias hama penyakit tanaman. Kerugian yang ditimbulkan oleh serangan OPT bukanlah sesuatu yang sedikit lho.

Aku dengar sendiri keluhan mereka, Subhanallah….minggu kemarin mendengar langsung kalau salah satu produsen benih padi, tanamannya habis di serang tikus….yup habis tanpa tersisa. Memang sih, ini merupakan salah satu resikonya. Apalagi produsen benih, resikonya lebih besar dikarenakan mereka tanam diluar musim, sehingga dapat dibayangkan bagaimana hebatnya serangan OPT pada tanaman padi mereka.

Sudah banyak yang kami lakukan untuk pengendalian hama tikus ini, seperti melakukan gropyokan sebelum tanam, menabur racun tikus dan pengasapan pada lubang aktif tikus, bahkan membangun koloni rumah burung hantupun sudah kami coba meski masih sangat sedikit.

Atas rasa kegalauan dihati, Allah سبحانه وتعالى memberikan informasi penting melalui Nabi Muhammad صلى ا لله عليه وسلم , yang mana jika mendengarkan perkataan beliau maka Insyaa Alah akan mampu meredakan kekesalan hati para petani yang kehilangan hasil panennya akibat dimakan OPT (Hama dan Penyakit).

Rasulullah صلى ا لله عليه وسلم dalam hadis yang diriwayatkan sahabat Jabir رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ mengatakan:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلَّا كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةً وَمَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ مِنْهُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا أَكَلَتْ الطَّيْرُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ وَلَا يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ إِلَّا كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ

“Nabi صلى ا لله عليه وسلم bersabda: ‘Tak ada seorang muslim yang menanam pohon, kecuali sesuatu yang dimakan dari tanaman itu akan menjadi sedekah baginya, dan yang dicuri akan menjadi sedekah. Apa saja yang dimakan oleh binatang buas darinya, maka sesuatu (yang dimakan) itu akan menjadi sedekah baginya. Apapun yang dimakan oleh burung darinya, maka hal itu akan menjadi sedekah baginya. Tak ada seorangpun yang mengurangi, kecuali itu akan menjadi sedekah baginya’.” Shahîh: HR. al-Bukhâri (no. 2320, 6012), Muslim (no. 1553), dan at-Tirmidzi (no. 1382) dari Anas bin Mâlik رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ

Al-Imam Ibnu Baththol رحمه الله berkata saat mengomentari hadits ini, “Ini menunjukkan bahwa sedekah untuk semua jenis hewan dan makhluk bernyawa di dalamnya terdapat pahala.” [Lihat Syarh Ibnu Baththol (11/473)]

Tanaman pokok kita yang dimakan oleh hama seperti tikus dan kawan-kawan akan bernilai sedekah….dengan kata lain “sedekah otomatis”

Seorang muslim yang menanam tanaman tak akan pernah rugi di sisi Allah سبحانه وتعالى sebab tanaman tersebut akan dirasakan manfaatnya oleh manusia dan hewan, bahkan bumi yang kita tempati. Tanaman yang pernah kita tanam lalu diambil oleh siapa saja, baik dengan jalan yang halal, maupun jalan haram, maka kita sebagai penanam tetap mendapatkan pahala, sebab tanaman yang diambil tersebut berubah menjadi sedekah bagi kita.

Masyaa Allah, semoga dengan berita gembira ini….para petani kita tidak “ngambek” dalam bercocok tanam, malah semakin semangat. Karena sebagai muslim, kita wajib percaya akan janji-janji dari Allah سبحانه وتعالى melalui sabda Rasulullah صلى ا لله عليه وسلم

والله أعلمُ

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

sumber : https://almanhaj.or.id/3409-setiap-kebaikan-adalah-sedekah.html

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of